Bagaimana Nasip Saudara Kita... Di Palestina...?
Oleh Sopriadi...
Nama saya adalah Palestina, saya telah berada di bawah pendudukan sejak tahun 1967. Sejak saat itu, umat-Ku telah tewas setiap hari. Anak yang belum lahir yang merobek keluar dari wanita hamil, orang tua yang diseret keluar dari rumah mereka, dipukuli secara brutal, mengetuk berlutut dan berbaris untuk dibunuh. Ibu kehilangan anak-anak mereka setiap hari, istri yang tersisa janda dan anak-anak yatim piatu kiri. Orang saya hidup dalam ketakutan setiap hari, mengetahui bahwa setiap menit, pintu depan mereka akan menendang oleh teroris # Israel dan mereka akan ditembak jatuh satu per satu.
Anak-anak saya dipandang sebagai teroris karena mereka melemparkan batu di bak Zionis . Media telah membuat saya terlihat seperti negara teroris dan orang-orang Menganggap saya sebagai musuh. Media telah membuat Zionis terlihat seperti korban. Media membuatnya tampak oke untuk sebuah negara ilegal menurut Hukum Internasional untuk mengambil alih rumah orang tak berdosa.
Meskipun aku tidak ada di mata media dan Zionis, meskipun saya tidak ada di peta, aku ada di jantung jutaan orang di seluruh dunia. "
Anak-anak saya dipandang sebagai teroris karena mereka melemparkan batu di bak Zionis . Media telah membuat saya terlihat seperti negara teroris dan orang-orang Menganggap saya sebagai musuh. Media telah membuat Zionis terlihat seperti korban. Media membuatnya tampak oke untuk sebuah negara ilegal menurut Hukum Internasional untuk mengambil alih rumah orang tak berdosa.
Meskipun aku tidak ada di mata media dan Zionis, meskipun saya tidak ada di peta, aku ada di jantung jutaan orang di seluruh dunia. "
Agresi Israel ke Gaza menelan korban anak-anak, 43 gugur dan 432 lainnya terluka.
Sumber-sumber
medis di Gaza menyebutkan, jumlah korban gugur dari kalangan anak-anak
dalam agresi Israel ke Gaza sejak Rabu pecan lalu sampai Rabu kemarin,
mencapai 43 orang, sekitar 27 % dari keseluruhan korban yang guur,
sementara anak-anak yang menjadi korban luka mencapai 432 orang, sekitar
35 % dari keseluruhan korban luka.
Rabu
kemarin, lima anak gugur dalam beberapa serangan Israel ke Gaza, yaitu:
Nadir Yusuf Abu Mughasib (14), di Deirbalah, Riham Nabahin (4) di kamp
Nasirat Gaza, Abdul Rahman Naim (2), Mahmud Athiyah Abu Khusoh (13)
dalam serangan Israel di Utara Gaza, Ahmad Iwad Abu Aliyan (15) akibat
luka dalam serangan Israel ke kota Bani Sahila, Khanyunis Timur.
Berikut
beberapa nama anak-anak yang gugur sejak awal agresi: Razan Arafat (4),
Umar Masyharawi (11 bulan), Walid Abdullah (2 tahun), Hanin Thafis (11
bulan), Adi Nashir (16) Faris Basyuni (11), Muhammad Sa’dullah (4)
Jumanah Salamah (1 tahun) Tamir Salamah (3) Iyad Abu Khausah (18 bulan)
Tasnin Nahal (13), Jamal Dalwu (7), Ranin Dalwu (5) Yusuf Dalwu (10),
Ibrahim Dalwu (1 tahun), Muhammad Fuad Hijazi (2), Suhaib Fuad Hijazi
(4) Husain Jalal Nashr (6) Yusuf Abu Khausah (2) Muhammad Haddad (13)
Umar Ashtal (14) Muhammad Abu Zarur (4) Hamid Abu Diqqah (13) dan Walid
Mahmud Abadila (2).
Foto-Foto Serta Dukungan Untuk Palestina/Gaza....









Tidak ada komentar:
Posting Komentar